
Kemeriahan peringatan World Space Week menghiasi hari-hari di LAPAN Bandung. Dalam peringatannya, pada tanggal 18 Oktober 2008 Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa LAPAN Bandung mengadakan rangkaian acara yang dikemas dalam bentuk festival untuk menarik minat para generasi muda dalam hal keantariksaan. Bertempat Stasiun Pengamat Dirgantara Tanjungsari, acara Festival Sains Antariksa mengundang sekitar 340 siswa-siswi mulai dari SD, SMP dan SMA disekitar Tanjungsari dan Sumedang.
Acara ini berlangsung atas kerjasama Pusfatsainsa LAPAN dengan Langit Selatan ITB dan UNAWE (Universe Awareness for Young Children). Acara dimulai pada pukul 13.00 WIB dan dibuka secara resmi oleh Kepala Pusfatsainsa,

Drs. Sri Kaloka Prabotosari. Selain mengundang sekolah-sekolah, diundang pula para pejabat setempat seperti Camat Pamulihan, Kepala Diknas Tanjungsari dan Kepala Desa Haurngombong. Festival Sains Antariksa diisi dengan berbagai kegiatan pengenalan terhadap astronomi, melalui berbagai media permainan dan simulasi. Mulai dari lomba pembuatan Alat Peraga Antariksa, Cerdas Cermat, Mewarnai dan Menggambar, Permainan Ular Tangga, Seni Melipat (Origami), Permainan Roket Air, Planetarium Mini, Pengamatan Matahari dan Langit Malam serta Simulasi Software Antariksa. Antusiasme siswa-siswi terhadap pengenalan antariksa cukup tinggi dilihat dari tingginya minat dan rasa keingintahuan mereka terhadap hal-hal yang terjadi di antariksa.
Sebagai penutup kegiatan festival diadakan acara Pengenalan Langit Malam dan Simulasi Software Antariksa. Sekitar pukul 21.30 WIB acara Festival Sains Antariksa selesai.
Humassainsa – mfitry, Iwan S & Kuspandi