Dari tabrakan satelit dan sampah ini telah terkatalog 215 serpihan Iridium 33 dan 454 serpihan Cosmos 2251 hingga tanggal 16 Maret 2009. Serpihan tersebar mulai dari ketinggian 170-km hingga hampir 1700 km. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa beberapa di antara serpihan ini diketahui memiliki probabilitas tubrukan yang cukup tinggi dengan satelit Iridium yang masih aktif.
Grafik yang menunjukkan hubungan antara ketinggian dengan periode serpihan dan info lingkungan sampah antariksa secara umum dapat dilihat di
http://www.dirgantara-lapan.or.id/matsa/isi%20sampah%20antariksa.htm.